17 adalah angka keramat yang juga dipercayai oleh Soekarno. Dalam kelaziman Islam di Indonesia ada beberapa momentum penting yakni: 17 Ramadhan atau Nuzulul Quran, 17 Rakaat dalam shalat lima waktu, 17 Agustus hari Kemerdekaan Indonesia, 17 Maret 624 M (atau 17 Ramadan 2 H) kemenangan umat Islam dalam perang Badar, dan Surat Al-Anfal ayat ke-17 mengenai janji kemenangan dari Allah SWT.
DOKTER PEJUANG
Dokter yang setia pafa profesinya
ditengah-tengah perjuangan.
KESETIAAN TANPA BATAS
Pejuang hak-hak politik rakyat Aceh, teman
terdekat hasan tiro sejak perjuangan Gerilya, diplomasi internasional, hingga
wafatnya sang Wali Nanggroe.
SANG DIPLOMAT ULUNG
Perunding perdamaian Aceh hingga tercapai
kesepakatan damai dalam kerangka MoU Helsinki.
PENGEMBAN AMANAH
Menuntaskan UU Pemerintahan Aceh, dengan
lahirnya Regulasi penting : Pelimpahan kewenangan Aceh yang bersifat nasional, bagi
hasil migas, dan pertahanan (2015), serta Qanun Lambang dan Bendera Aceh (2013).
SANG PENEGAK KEDAULATAN MIGAS
Membangun kemandirian migas, dengan
perpanjangan kontrak blok pase dan peresmian terminal regasifikasi Arun (2015).
MENYALA DIANTARA KETERBATASAN LISTRIK
Membangun ketahanan energi dengan menerbitkan
Rencana Umum Ketenagalistrikan Aceh (RUKA) 2012-2031 yang menjadi acuan bagi
pemanfaatan dan pembangunan pusat-pusat pembangkit listrik.
MAGNIT INVESTOR
Menggandeng Investor dari Singapura untuk
menghidupkan kembali PT. Kertas Kraft Aceh (KKA) yang dapat meningkatkan
perekonomian dan menyerap lapangan kerja (2015).
JUJUR MEMBELANJAKAN UANG RAKYAT
Di masa reformasi pertamakalinya pada 2015
mendapat status Wajar Tanpa pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan. Abu Doto
menandatangani Mou Helsinki dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) demi
akuntabilitas APBA.
PEMBUKA JALAN MENUJU ACEH
Membangun infrastruktur transportasi,
diantaranya menlanjutkan 14 jalan tembus dan jalan lingkar simeulue, “Tol
Rakyat” (Jalan Lintas Barat-timur Aceh), Pra-study kelayakan terowongan
Geurutee Aceh Jaya, antisipasi kemacetan di ibu kota provinsi Banda Aceh
(Flyover simpang surabaya, Underpass Beurawe, jembatan Lamnyong dan Krueng
Cut), menerbitkan Rencana Induk Perkeretaapian 2014-2025 sebagai bagian dari
Trans Sumatera Railways, dan pengembangan 7 Bandara serta 5 Pelabuhan (termasuk
Pelabuhan MALAHAYATI, bagian Tol laut).
PENEGAK DAULAT PANGAN
Selama 3 tahun meningkatkan stok beras untuk
ketahanan pangan (2013-2015), membangun infrastruktur irigasi diantaranya bendungan
raksasa Krueng Keuretoe (2015), menarik Investor Australia untuk membangun
peternakan terpadu Krueng Raya Aceh Besar (2014), menjadikan Pelabuhan Lampulo
sebagai kawasan industri perikanan bertaraf Internasional (2014), dan penetapan
Techno-Park berbasis pertanian dan perikanan di Aceh Besar dan Simeulue.
SANG PENJAGA ILMU PENGETAHUAN
Menegerikan tiga perguruan tinggi sebagai
upaya pemerataan pendidikan diseluruh Aceh: Universitas Samudra Langsa (2013),
IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa (2014), dan Universitas Teuku Umar Meulaboh (2014).
DOKTER BAGI RAKYAT ACEH
Menetapkan 5 rumah sakit rujukan regional
di Meulaboh, Sigli, Langsa, Takengon, Aceh Selatan (2014), merintis gampong
siaga dan posyandu, peningkatan fasilitas kesehatan dasar (Puskesmas),
menginstruksikan seluruh instansi pemerintah bebas asap rokok (2012), dan
memberikan cuti hamil selama 6 bulan bagi seluruh perempuan PNS dan Swasta
(2016).
SANG PENJAGA EKONOMI GAMPONG
Memperkuatkan ekonomi gampong dengan terus
meningkatkan alokasi Bantuan Keuangan Pemakmue Gampong ( BKPG) tiap tahun dan
integrasi dengan PNPM, menyalurkan bantuan langsung ternak (2013-2014),
mengucurkan beasiswa kepada 912 Mahasiswa dan lebih dari 100 ribu yatim piatu
dari SD hingga SMA, membangun 11.400 unit rumah gratis untuk kaum duafa dan
korban konflik/bencana, beasiswa kepada 230 siswa miskin untuk pendidikan vokasional di 4
politeknik (2014), membuka akses jalan bagi warga terisolisir Buloh Seuma Aceh
Selatan (2015), dan melancarkan perang terhadap narkoba mulai dari tingkat desa
(2015).
SANG PECINTA ALAM
Meningkatkan pengetahuan tentang mitigasi
bencana dan kerjasama penanggulangan bencana dengan jepang (2016),
memprioritaskan penegakan hukum lingkungan seperti penertiban kegiatan
penambangan emas tanpa izin (2014), dan komitmen untuk konservasi dan mengatasi
perubahan iklim (2016).
SANG PEMUKA AGAMA
Pengembangan fasilitas Mesjid Raya
Baiturrahman hingga layaknya Mesjid Nabawi (2015), mengkonversi Bank Aceh
menjadi perbankan syariah (2016), dan melipatgandakan insentif bagi Imuem
Meunasah hingga 500% (2014), serta memberikan
bantuan sepeda motor untuk dai didaerah terpencil (2016).
SANG PELAYAN PUBLIK
Memangkas rentang birokrasi untuk pelayanan
publik, sehingga Aceh mendapatkan penghargaan dari Wakil Presiden dan Ombudsman
RI (2014).
PENJAGA GERBANG MALAKA
Abu Doto dukung penuh visi Poros Maritim
Presiden Joko Widodo, juga dalam memudahkan konektivitas antar wilayah di Aceh.
Abu Doto paham betul posisi strategis Aceh sebagai Gerbang Indonesia di Malaka.
Pilih Calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang sudah terbukti dan bukan terbar janji, AZAN sudah terbukti dalam berbagai hal.
Pilih Nomor 4 di Pilkada Aceh 2017, Saleum 4 Jaroe.