HINGGA pemenang Pemilihan Kepala Daerah Aceh 2017 diumumkan, banyak hal akan terjadi. Dalam sepekan terakhir saja, kejutan-kejutan dalam berpolitik muncul. Ada yang lazim, namun banyak yang cenderung memalukan.
Di tengah hiruk pikuk perjalanan ini, Zaini Abdullah dan Nasaruddin--mereka mendeklarasikan diri dengan akronim AZAN, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dari jalur perseorangan, menyatakan kesiapan mereka untuk menerima apapun hasil pilkada. Menang atau kalah.
Setiap orang pasti berharap hal-hal yang baik akan mendatangi mereka. Dalam pilkada, hal baik itu adalah kemenangan. Dengan berbagai persiapan dan pengorbanan, baik materi maupun mental, kemenangan adalah sesuatu yang diharapkan untuk membayar kerja keras yang telah dilakukan.
Dengan kematangan sebagai manusia dan seorang politikus, Zaini menyadari benar bahwa selain mempersiapkan kemenangan, mereka--seluruh tim sukses--harus juga bersiap untuk menerima kekalahan.
Berlaga dalam pilkada mirip permainan bungee jumping--melompat dari ketinggian tertentu dengan kaki terikat tali bungee. Pelompat yang beruntung akan segera tercebur ke dalam kolam begitu lepas landas dari menara sebelum terayun-ayun di udara sampai tali itu berhenti mengayun.
Satu hal yang pasti dalam permainan ini, mereka yang hendak melompat tidak pernah didorong oleh para instruktur. Setiap lompatan harus dilakukan dengan kemauan sendiri, tanpa paksaan apalagi ditolak. Hanya dengan cara ini setiap pemain yang melompat akan mendapatkan kepuasan batin, entah tercebur ke dalam kolam atau tidak, tanpa mengalami trauma dan ketakutan yang berlebihan.
Dalam Pilkada Aceh 2017, segala kemungkinan bisa terjadi. Bersiap terhadap kemungkinan terburuk, akan lebih baik ketimbang memaksakan kemenangan dengan menghalalkan segala cara. Dengan bersiap, kekalahan tidak akan terlalu menyakitkan dan kemenangan tak akan melenakan.
Seperti disampaikan Zaini, “yang ingin kami nyatakan adalah: kekuasaan bukanlah tujuan. Kekuasaan adalah alat untuk mengelola amanah, alat untuk mewujudkan harapan akan perdamaian dan kesejahteraan." Ini adalah sebuah pernyataan logis yang keluar dari kesadaran berpikir yang logis.
Sumber : Ajnn.net

No comments:
Post a Comment