BENER MERIAH - Bupati Aceh Tengah Nasaruddin mengungkap tujuan awal pembangunan Bandara Rembele di Bener Meriah. Bandara ini diproyeksikan untuk mempermudah pengiriman hasil sumber daya alam di wilayah tengah Aceh ke luar daerah.
Saat itu, kata Nasaruddin, Bener Meriah masih masuk dalam teretorial Aceh Tengah di bawah kepemimpinan Bupati Mustafa M Tamy dan Ketua DPRD M Din AW. Pak Nas--sapaan Nasaruddin--menjabat sebagai sekretaris daerah.
“Ada hasil bumi, terutama kopi, sayuran, buah-buahan, bunga, hasil kerajinan (industri kecil) dan hasil pertanian lainnya. Di samping untuk transportasi penumpang penunjang wisata,” kata Pak Nas di sela-sela pertemuan dengan masyarakat Bener Meriah, di Redelong, Ahad (4/12). “Sayuran, buah-buahan dan bunga dikirim ke Singapura dan Malaysia.”
Bukan hanya hasil bumi dari Aceh Tengah dan Bener Meriah, kata Pak Nas, bahkan dari Gayo Lues dan Aceh Tenggara atau wilayah Aceh umumnya. Tentu saja hal ini memerlukan dorongan dari berbagai pihak yang terkait baik pemerintah maupun para pengusaha agar proses pengembangan fungsi bandara tersebut dapat terwujud.
"Kami bersama bapak Zaini Abdullah bila dipercaya memimpin Aceh 2017-2022 berkomitmen untuk menjadikan Bandara Rembele sesuai dengan tujuan awal, yaitu diperuntukkan juga mengangkut hasil bumi dari wilayah Tengah Aceh, bukan hanya ke daerah lain, tapi juga ke luar negeri," kata Pak Nas.
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Zaini Abdullah-Nasaruddin atau yang akrab disingkat AZAN tercatat memiliki fokus untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pembenahan infrastruktur transportasi dan membuka akses pasar untuk hasil bumi.
Sumber : ajnn.net

No comments:
Post a Comment